Breaking News
Home » BERITA » Kaleng Infak Perdana, Tumbuhkan Semangat Berinfak Warga

Kaleng Infak Perdana, Tumbuhkan Semangat Berinfak Warga

Masjid Al Karomah JemberKaleng infak yang telah terdistribusikan ke rumah rumah warga telah berada kurang lebih dari satu bulan. Sehingga Santri GaulMan yang dalam hal ini pengelola Kaleng Infak melakukan Penarikan dan mengganti dengan yang baru/kosong.

Penarikan kaleng infak di rumah warga dilakukan selama 2 hari, pada tanggal 9 dan 10 Juni 2018. Hal ni mengingat waktu penarikan disesuaikan dengan keberadaan mayoritas warga di rumah.

Baca Juga: Usung Semangat Bersedekah, Ini Terobosan Santri GaulMan

Dalam penarikan tidak ada kendala dan semua terbilang sangat lancar dan respon warga sangat bagus, dan antusias untuk menyerahkan dan menerima kembali kaleng infak yang kosong. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh H. Kuncoro selaku Pengasuh Santri GaulMan masjid Al Karomah Jember.

“Respon Warga sangat bagus, mereka sangata antusias, bahkan ada yang minta kaleng infak di taruh dirumahnya yg sebelumnya ndak dapat kebagian karena saat itu sedang bepergian”, ujarnya.

Baca Juga: Gerakan Semangat Bersedekah Di Mulai, Distribusi Kaleng Infak Tuntas

Tidak hanya itu, bahkan ada warga yang agamanya berbeda juga minta kaleng infak untuk dapat ditaruh dirumahnya dan di isi sepreeti warga warga lainya.

Lebih jauh H Kuncoro juga menyampaikan dimana kaleng infak yang telah diaruh dirumah warga sebulan yang lalu tidak ada yang tidak terisi, semuanya terisi.

“Kita tidak tahu masing amsing mengisi berapa karena memang kaleng tersebut tidak ada label atau namanya dengan begitu juga melatih keikhlasan mereka”, tambahnya.

Masih menurut H. Kuncoro, setelah penarikan selesai pada 2 hari berturut turut, kaleng infak dibuka satu persatu dan dihitung oleh para santri GaulMan, dan hasilnya diluar dugaan.

“setelah kita buka dan kita hitung ternyata antusias warga untuk berinfak senagat tinggi sekali, ini tidak tahu apakah memang karena moment ramdhan atau karena memang karena mudahnya berinfak dengan kaleng infak yg sudah tersedia dirumah” ungkapnya saat jeda sholat tarwaih dan witir.

Untuk diketahui penarikan perdana kaleng infak ini menghasilkan Rp. 8.503.000,- dari 300 kaleng infak yang tersebar di rumah warga. Dana hasil penarikan kaleng infak terdiri dari berbagai jenis uang, dimana mayoritas adalah uang logam/receh, mulai dari uang logam pecahan Rp. 100, 200, 500, 1.000, 2.o00 hingga namun juga adayang uang kertas sampai Rp. 50.000.

DItempat yang berbeda saat diwawancarai H. Kuncoro menyampaikan, dimana untuk selanjutnya dana tersebut disimpan dan dikumpulkan dibendahara khusus, dalam hal ini, bendaharanya adalah Bapak H. Putut, yang berbeda dengan bendahara Ta’mir Masjid Al Karomah. yang kemudain setelah terkumpul pada jumlah tertentu akan digunakan khusus untuk pengembangan bangunan masjid, bukan untuk operasional. Kalau Operasional menggunakan Kas masjid yang digunakan sehari hari.

“Namun dana dari keleng infak yang berada di rumah warga untuk pengembangan bangunan masjid. Misalnya pembangunan TPA, dilantai 2, yang pondasi sudah ada namun bangunan keatas atau lantai 2 belum ada, kanopi masjid sebalah kanan untuk ruangan jamaah khusus ibu ibu, dan sebagainya”, tutupnya. [*]

 

Check Also

Kajian Ahad Malam, 7 Golongan Yang Mendapat Naungan Allah

Masjid Al Karomah Jember – Usai libur beberapa pekan, kajian rutin ahad malam tentang Hadits …

Selamat Hari Raya Idul Firti 1440 H

Selamat Hari Raya Idul Firti 1440 H تقبل الله منا ومنكم بارك الله فيكم

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *