Breaking News
Home » BERITA » Kajian Ahad Malam, 7 Golongan Yang Mendapat Naungan Allah

Kajian Ahad Malam, 7 Golongan Yang Mendapat Naungan Allah

Masjid Al Karomah Jember – Usai libur beberapa pekan, kajian rutin ahad malam tentang Hadits dan tafsir Al Quran di Masjid Al Karomah jember kembali digelar.

Ustadz Junaidi Jauhar sebagai narasumber Ahad 7 Juli 2019 ba’da maghrib, kali ini membahas hadits tentang Tujuh Golongan yang dinaungi oleh Allah pada Hari Kiamat.

Hadir dalam kajian ini santri GaulMan, sejumlah jamaah baik ibu ibu dan bapak bapak warga sekitar Masjid Al Karomah  Jember.

Dijelaskan dengan deetail oleh ustadz junaidi jauhar hadits tentang Tujuh Golongan yang dinaungi oleh Allah pada hari Kiamat, yakni HR. Bukhari, no. 1423 dan Muslim, no. 1031.

Hadits tersebut sebagai berikut.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:

اَلْإِمَامُ الْعَادِلُ

(1) imam yang adil,

وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ

(2) seorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allâh,

وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْـمَسَاجِدِ

(3) seorang yang hatinya bergantung ke masjid,

وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ

(4) dua orang yang saling mencintai di jalan Allâh, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya,

وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ ، فَقَالَ : إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ

(5) seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Aku benar-benar takut kepada Allâh.’

وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ

(6) seseorang yang bershadaqah dengan satu shadaqah lalu ia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfaqkan tangan kanannya, serta

وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

(7) seseorang yang berdzikir kepada Allâh dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya.”

Kajian berlangsung sangat hidup dan interaktif, sejumlah jamaah nampak memperhatikan dengan khusyuk dan seksama.

Pada sesi tanya jawab sejumlah jamaah juga memanfaatkannya untuk bertanya kepada Ustadz Junaidi Jauhar, mulai dari meneteskan air mata saat sholat tahajud, pemimpin yang adil hingga adab bertamu serta bersedekah yang tidak nampak dalam kehidupan berumah tangga.

Semoga dapat dengan istiqomah mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari. aamiin. [*]

 

 

 

 

Check Also

Selamat Hari Raya Idul Firti 1440 H

Selamat Hari Raya Idul Firti 1440 H تقبل الله منا ومنكم بارك الله فيكم

Beri Apresiasi dan Penghargaan Untuk Jamaah I’tikaf

Masjid Al Karomah – Ramadan 1440 H ini ada yang nampak berbeda dari sebelumnya, pertama …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *